karya sastra · poem · Puisi · Teenage Life

Hariku

Aku duduk di sofa dan kuberdiam diri Aku mendengarkan jarum detik sendiri Menunggu, menunggu, dan menunggu Kuusapkan keringat dari dagu Pertanyaan-pertanyaan gelisah mengusik dadaku Tetapi kutahu Bahwa semua itu hanyalah bohong Walaupun pengetahuan itu luas menyokong Tetapi rasa itu Rasa takut yang sangat nyata Bahwa kamu akan menghilang dari cinta semata-mata